Pilih Emas Fisik atau Emas Digital? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini!

Pilih Emas Fisik atau Emas Digital? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini!

Posted By: Admin, 2022-03-14


  Share:


Kita semua tahu, emas adalah investasi yang tradisinya sudah diwariskan secara turun-temurun, alias dari generasi ke generasi. Namun, di saat platform digital sedang marak di berbagai sektor, barangkali pertanyaan ini sempat menggelayut di benakmu: Mending pilih emas fisik vs emas digital, ya?

Anda mungkin sudah tidak asing dengan segala bentuk investasi emas yang disimpan orang-orang yang jauh lebih tua: perhiasan emas, koin emas, dan sederet nota pembelian emas yang masih mereka simpan.

Namun, saat dunia bergerak maju dengan digitalisasi yang makin masif, apakah Anda akan memilih untuk berinvestasi dengan jalan konservatif semacam itu?

Kehadiran Emas Digital di Era 4.0

Saat ini, alternatif emas fisik ditawarkan lewat kehadiran emas digital. Sehingga, kini masyarakat sama sekali tidak sulit untuk membeli emas digital.

Berinvestasi di emas digital memang jadi cara berinvestasi yang hemat biaya dan efisien. Sebab, berinvestasi emas digital tidak melibatkan biaya penyimpanan tambahan. Selain itu, investor tidak perlu khawatir dengan keamanan emas yang disimpan oleh perusahaan perdagangan di brankas atas nama investor.

Saat Anda membeli satu unit emas digital secara daring, perusahaan nantinya menyediakan emas fisik/batangan yang sudah diperiksa kemurniannya dan ditempatkan di perusahaan terpercaya. Jika Anda tertarik untuk menukarnya ke dalam bentuk fisik, emas tersebut tinggal dikeluarkan dari “lemari besi” alias penitipannya di perusahaan kliring berjangka.

Nah, kalau Anda mau berburu emas digital, Anda bisa mendapatkannya di Sakumas, karena Sakumas menjamin emas tersebut dengan aman.

Emas Fisik vs Emas Digital? Lihat Dulu Manfaatnya

Sejatinya, pertanyaan terkait emas fisik vs emas digital adalah ihwal yang sama usangnya dengan memilih antara membaca buku fisik atau buku digital.

Dua hal itu bukan pilihan yang harus dipilih salah satunya. Sebab, masing-masing pilihan, apapun bentuknya, masih memiliki nilai sebagai buku. Begitu pun emas. Mau fisik atau digital, mereka semua tetaplah emas paten.

Namun, kalau Anda masih memikirkan kelemahan dan kelebihan emas fisik vs emas digital, berikut ada hal-hal yang bisa Anda pertimbangkan. Berikut ini manfaat berinvestasi emas digital.

1.Dapat Berinvestasi dalam Jumlah Kecil

Anda sebagai investor dapat menginvestasikan sejumlah kecil uang dalam emas digital. Tidak ada batasan atau batasan pembelian minimum. Karenanya seseorang dapat mempertimbangkan emas digital untuk investasi dengan nilai yang kecil saja.

2. Kualitasnya Terjaga

Investor hanya akan memiliki emas 24 karat, dan kualitasnya terjaga. Jadi, enggak seperti belanja di toko emas yang Anda masih ragu dengan keasliannya, nih. Dalam platform emas digital, Anda tidak harus peduli dengan perlindungan atau kemurnian karena memang sudah dijamin.

3. Dapat Ditukarkan Menjadi Emas Fisik dengan Mudah

Masih menanyakan soal emas fisik vs emas digital saat emas digital bisa ditukar dengan emas fisik kapan saja dengan mudahnya? Anda bahkan bisa mencairkan nilai emas beserta keuntungan yang Anda peroleh darinya ke nomor rekening dalam bentuk uang tunai.

4. Pinjaman dengan Jaminan Emas Digital

Bahkan, nilai investasi dalam platform emas digital dapat digunakan sebagai jaminan untuk melakukan pinjaman.

5. Melacak Investasi dengan Jentikan Jari

Pengin menghitung berapa nilai emasmu pada jam ini dibandingkan pada jam yang sama di hari kemarin? Anda dapat lakukan itu dengan mudah lewat ponsel. Buka saja aplikasi atau situs webnya di saat Anda senggang, voila, Anda akan bisa menghitung nilai kinerja investasi.

Meanwhile, Emas Fisik

#SobatSakumas, berikut ini keuntungan dari emas fisik yang perlu juga untuk Anda ketahui. Apa saja?

1.Menunjukkan Prestise

Jika Anda kolektor nota pembelian alias tanda terima emas fisik, barangkali Anda termasuk #TimEmasFisik.

Investasi dalam emas fisik memang mensyaratkan investasi minimum yang lebih tinggi dibandingkan emas digital. Kita semua tahu, ada gram minimal dalam pembelian emas fisik. Sehingga, membelinya pun memunculkan rasa kebanggaan tersendiri.

Meski demikian, tentu menggenggam emas fisik memiliki kekurangan tersendiri. Biaya membawa dan menyimpan emas fisik tergolong lebih tinggi. Ditambah lagi, selalu ada risiko pencurian yang bakal mengintai Anda. Untuk pembelian dalam nilai tertentu, bahkan, selalu ada pajak kekayaan yang dikenakan.

2. Emas Fisik Tahan Inflasi

Begitu juga emas digital. Namun, tetap saja, ini adalah manfaat inheren yang akan Anda peroleh saat Anda memutuskan berinvestasi di emas. Jadi, terlepas dari emas fisik vs emas digital, keunggulan ini tetap terjaga. Emas adalah investasi yang melindungi nilai kekayaan Anda. Singkat kata, emas tidak terdepresiasi seiring waktu, seperti banyak aset lainnya.

3. Tidak Kehilangan Nilai Intrinsiknya

Begitu juga emas digital. Sejarah membuktikan bahwa logam mulia satu ini selalu diminati. Bahkan selama krisis, seseorang dapat dengan mudah menjual asetnya jika dalam berbentuk emas.

4. Investor Dapat Menjaminkan Emas Fisik Mereka

Begitu juga emas digital. Anda dapat menggunakan emas sebagai jaminan saat melakukan peminjaman.

5. Dapat Diwariskan

Seseorang dapat mewariskan emas fisik mereka kepada generasi berikutnya. Begitu juga dengan emas digital.

Jadi, saat kita bicara soal emas fisik vs emas digital, keduanya memiliki pro dan kontranya masing-masing. Namun, pilihan investasi sepenuhnya bergantung pada Anda sebagai investor. Jika satu-satunya tujuan Anda adalah untuk investasi, maka berinvestasi dalam bentuk emas digital adalah pilihan ideal.

Di sisi lain, emas fisik dapat memberi prestise (saat digunakan dalam bentuk perhiasan), atau bahkan disimpan tanpa perlu terkait atau terafiliasi ke platform tertentu. Memiliki emas fisik juga bisa menjadi diversifikasi portofolio Anda, ketika di saat yang sama Anda memasang investasi juga pada emas digital.

Baik itu emas fisik vs emas digital, idealnya Anda menaruh tipe atau jenis aset ini dalam jumlah 10-20% agar portofolio dapat dikategorikan sebagai portofolio yang sehat. Emas dapat membantu melindungi nilai kekayaan Anda terhadap volatilitas, risiko mata uang, risiko inflasi, dan bahkan, risiko pandemi.

Ilustrasi : https://unsplash.com/photos/iYsrkq5qq0Q