Kenalan dengan Passive Income: Solusi Tenang di Tengah Anjloknya Crypto!

Kenalan dengan Passive Income: Solusi Tenang di Tengah Anjloknya Crypto!

Posted By: Admin, 2023-01-05


  Share:


Dengan bekerja Anda bisa mendapatkan uang. Akan tetapi, pernah enggak sih kepikiran bahwa tanpa bekerja pun Anda bisa mendapatkan uang? Hal tersebut bisa terwujud dengan memiliki passive income, lho. 

Eitss… Tapi yang dimaksud tanpa bekerja bisa mendapat uang bukan jaga lilin, ya. Selain karena konotasinya negatif, kata ‘jaga’ juga termasuk kata kerja.

Anyway, bagi kalangan investor hingga milenial pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah passive income. Bahkan, tak sedikit pula generasi millenial saat ini yang berlomba-lomba untuk menghasilkan passive income di usia muda. 

Sebenarnya, apa itu passive income?

Apa itu Passive Income?

Seperti namanya, passive income adalah penghasilan pasif yang diperoleh seseorang tanpa harus bekerja keras. 

Meski begitu, konsep peribahasa ‘bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian’ tetap berlaku untuk bisa menikmati passive income, lho. 

Artinya, sebelum menikmati penghasilan pasif Anda harus menabung untuk bisa mendapatkan nominal passive income per bulan yang diinginkan. 

Namun, tidak cukup dengan menabung, Anda perlu berinvestasi pada instrumen yang memberikan imbal hasil sesuai dengan perkiraan kapan waktu yang Anda inginkan untuk mulai mendapatkan passive income. 

Tentunya, Anda juga harus jeli dalam memilah instrumen investasinya, ya. Jangan lupa, dalam berinvestasi ada dua kemungkinan, yaitu untung atau rugi. Anda perlu jeli sebelum berinvestasi untuk mengurangi risiko kerugian yang bisa saja terjadi. 

Bisa-bisa impian untuk dapet passive income di usia muda bisa gagal, deh!

Tak hanya berinvestasi, Anda juga bisa mendapatkan passive income lewat cara yang lainnya, lho. Simak ulasan di bawah ini untuk detailnya. 

Cara Mendapatkan Passive Income 

Banyak jalan menuju Roma begitu pula dalam mengejar passive income, terdapat banyak jalan. 

Berikut beberapa cara mendapatkan passive income tanpa mengganggu pekerjaan utama Anda.

1. Jasa Sewa Properti

Punya properti yang tidak terpakai? Jangan biarkan terbengkalai begitu saja.

Dengan begitu Anda bisa mendapatkan passive income dari biaya sewa properti dari penyewa. 

Dari uang tersebut, Anda hanya cukup menyisihkan beberapa persen untuk biaya pemeliharaan properti yang disewakan apabila diperlukan. 

Selain itu, apabila Anda memiliki budget lebih Anda juga bisa menjajal bisnis kos-kosan beberapa kamar, lho. Terlebih jika daerah tempat tinggal Anda merupakan daerah perkantoran atau dekat dengan kampus. Ketika sudah balik modal, Anda bisa menikmati penghasilan pasif, deh.

2. Gabung Program Afiliasi

Dewasa ini, sudah banyak platform e-commerce yang menyediakan program afiliasi. Melalui program tersebut, afiliator (sebutan untuk orang yang bergabung program afiliasi) hanya perlu mempromosikan produk yang tersedia dalam platform tersebut melalui link yang sudah di-custom. 

Apabila pembeli melakukan transaksi dari link yang Anda sebarkan, nantinya Anda akan mendapatkan bayaran sesuai dengan kesepakatan yang telah disepakati. 

Sebenarnya, cara yang satu ini tidak membuat Anda mendapatkan penghasilan pasif tanpa 100?kerja. Meski begitu, apabila Anda memiliki pengikut yang cukup banyak, hal ini bisa menambah penghasilan pasif yang tidak sedikit, lho. 

Selain itu, cara yang satu ini bisa Anda lakukan kapan pun dan di manapun. Modal yang diperlukan juga tidak terlalu besar.

3. Membangun Sebuah Blog

Membangun sebuah blog juga bisa menjadi salah satu cara untuk mendapatkan passive income, lho. 

Tentunya Anda tidak bisa mendapatkan passive income secara instan dengan membangun sebuah blog. Terdapat beberapa hal yang perlu Anda persiapkan, misalnya membeli nama domain dan bayar untuk hosting.

Setelah itu, jangan biarkan blog Anda kosong begitu saja. Isilah blog Anda dengan konten-konten yang sedang tren dan Anda menguasai materi tersebut. 

Misalnya, Anda seorang SEO Writer maka Anda bisa mengisi konten blog tentang dunia SEO, content writing, maupun digital marketing.

Butuh waktu yang tidak singkat untuk membuat blog Anda berkembang. Oh iya, Anda juga bisa me-monetize blog Anda melalui Google Adsense, lho. 

Seiring berjalannya waktu, ketika blog Anda sudah berkembang dan mulai banyak pengunjung Anda bisa mendapatkan passive income dari sebuah blog.  

4. Investasi

Cara yang terakhir ini cukup effortless namun perlu pertimbangan yang matang dalam instrumen investasinya untuk menghindari kerugian yang besar. 

Secara pengertiannya, investasi adalah menempatkan sejumlah dana di suatu instrumen investasi dengan harapan dana tersebut bisa berkembang lewat imbal hasil, bunga, dividen, maupun keuntungan dari penjualan aset.

Investasi merupakan cara untuk mendapatkan penghasilan pasif yang cukup populer akhir-akhir ini. Sebab, saat ini kita telah masuk pada era digital di mana semua bisa dilakukan secara mudah cukup dengan ponsel, termasuk dalam berinvestasi. 

Konsep passive income itu sama kayak Anda mengontrakkan rumah. Hasilnya didapatkan dalam jumlah tetap secara rutin dalam waktu tertentu. 

Namun, hal tersebut tentu butuh modal investasi dan tak semua orang bisa mengumpulkan modal tersebut sehingga tak sedikit yang mencari jalan pintas dengan berinvestasi pada mata uang crypto. 

Mata uang crypto memang terkenal bisa memberikan imbal hasil yang sangat tinggi dalam waktu singkat. Contohnya, apabila Anda investasi bitcoin (salah satu mata uang crypto) di akhir 2018 dan dijual pada akhir 2021 maka Anda bisa mendapatkan capital gain hingga 1.117 persen, lho. 

Tapi, eh, tapi, bitcoin ‘kan salah satu mata uang crypto yang mana risikonya sangat tinggi banget. Artinya, dengan investasi crypto Anda bisa mendapatkan keuntungan yang sangat besar dan sebaliknya, bisa rugi besar juga. Apalagi saat ini Anda harga crypto lagi anjlok-anjloknya. 

Selain karena risikonya yang tinggi, crypto juga kurang cocok dengan konsep passive income. Bagaimana? Anda sudah memahaminya?


Sumber : https://unsplash.com/photos/NHRM1u4GD_A